Tutorial Cara Mengatasi Komputer yang Tiba-Tiba Lemot
Komputer yang tiba-tiba lemot itu bikin….
Tutorial Cara Mengatasi Komputer yang Tiba-Tiba Lemot —
Ketika dikejar deadline tugas kampus atau project kantor dan komputer
tiba-tiba lemot, tentu bisa membuat stress. Untuk booting hingga masuk
Windows saja butuh waktu 5-10 menit? Berkata Bang Rhoma, “Sungguh teerlaaluu…”, hehehe
(:. Banyak yang bisa menjadi penyebab komputer yang tiba-tiba lemot bin
lelet. Mungkin karena hardware yang telah kadaluarsa yang tidak sesuai
dengan sistem operasi yang digunakan, atau karena banyaknya proses yang
berjalan bersamaan. Ada beberapa tutorial cara mengatasi komputer yang
tiba-tiba lemot sesuai pengalaman yang saya alami.
Sebelumnya harus dipastikan bahwa lambatnya
komputer bukan karena pengaruh hardware ya, karena jika hardware yang
menyebabkan komputer melambat, maka satu-satunya cara adalah dengan
mengganti hardwarenya alias beli yang baru. Tutorial ini hanya berlaku
apabila komputer yang sebelumnya lancar tiba-tiba melambat.
Tutorial Mengatasi Komputer yang Tiba-Tiba Lemot
1. Banyak aplikasi/program yang berjalan bersamaan saat booting
Pada sistem operasi Microsoft Windows terdapat fitur yang bernama Startup yakni
daftar aplikasi yang berjalan otomatis ketika sistem operasi
dijalankan. Banyak software yang telah diatur untuk berjalan otomatis
ketika Windows start seperti aplikasi printer, driver, downloader dsb.
Ketika semua aplikasi ini dijalankan secara bersamaan saat Windows
start, tentu akan membutuhkan waktu yang lama untuk booting.
Untuk mengurangi aplikasi yang berjalan saat boot, silahkan ikuti
langkah-langkah berikut:
a. Windows XP/7
- Buka msconfig dengan menekan Win + R untuk membuka Run Command, kemudian ketik msconfig. Lihat gambar
- Klik tab Startup kemudian centang aplikasi yang ingin dimatikan saat Windows booting kemudian klik OK. Lihat gambar
- Jika ada kotak dialog restart, pilih restart untuk merestart komputer atau exit without restart untuk tidak merestart komputer.
b. Windows 8/8.1/10
- Bukan Task Manager dengan menekan Ctrl + Shift + Esc atau klik kanan pada Windows Taskbar dan pilih Task Manager. Lihat gambar
- Klik Tab Startup dan pilih aplikasi satu-persatu yang ingin dimatikan saat Windows booting kemudian klik disable.
Catatan: Matikan/disable aplikasi yang
menurut anda tidak terlalu diperlukan seperti aplikasi printer. Aplikasi
seperti antivirus dan downloader sebaiknya tetap dalam kondisi default
agar dapat berfungsi optimal.
2. Banyak file sampah pada temporary folder dan Recycle Bin
Ada beberapa jenis file sampah seperti file yang dihapus sehingga tersimpan di Recycle bin,
atau file temporari. File-file sampah ini pada dasarnya menempati ruang
penyimpanan komputer dan akan semakin banyak ruang yang diisi jika
tidak dihapus secara berkala. Untuk membersihkan file sampah bisa
dilakukan dengan dua cara yakni:
a. Membersihkan Recycle bin dengan cara kelik kanan ikon Recycle bin dan pilih Empty Recycle bin.
b. Buka folder Temp dengan mengetik %temp% pada Run Command. Tekan Ctrl + A untuk memilih semua file dan folder dan tekan Shift + Delete -> Yes untuk menghapus.
3. Banyak sampah pada registry Windows
Sampah pada registry Windows biasanya
adalah registry yang tidak terpakai, dan kadang menyebabkan komputer
tiba-tiba lemot. Ada beberapa rekomendasi agar tidak menyentuh bagian
registry jika tidak terlalu paham karena akan menyebabkan komputer crush dan tidak berjalan normal.
Namun bagi teman-teman yang ingin
bereksperimen, kini telah tersedia banyak aplikasi untuk membersihkan
registry Windows seperti CCleaner, Glary Utility dsb. Pada tutorial ini saya menggunakan CCleaner, jadi sebelumnya silahkan download dan install CCleaner terlebih dahulu. Pastikan untuk mendownload CCleaner versi terbaru.
Setelah CCleaner terinstall, buka aplikasinya dan klik Registry dan clik Scan for Issues untuk memulai mencari Registry yang bermasalah. Jika proses scan selesai, klik tombol Fix selected issues untuk
memperbaiki registry. Akan ada dialog untuk membackup registry. Ada
baiknya untuk selalu melakukan backup untuk mengatasi jika ada masalah
kedepannya. Setelah itu klik Fix all selected issues dan restart komputer anda.
Selain untuk membersihkan registry,
CCleaner juga dapat membersihkan temporary dan file sampah, serta
mengatur Startup pada Windows.
4. Ruang penyimpanan RAM tidak mencukupi
Tanda-tanda ketika ruang penyimpanan RAM
telah penuh adalah seringnya komputer tiba-tiba lemot dan terpatah-patah
atau biasa disebut dengan lag. Penuhnya RAM biasa disebabkan
banyaknya aplikasi yang berjalan. Jadi untuk mengoptimalkan, ada baiknya
untuk menutup aplikasi yang tidak digunakan sebelum membuka aplikasi
yang lain.
RAM yang penuh biasanya juga disebabkan
karena sistem operasi tidak optimal. Sebagai contoh sobat memiliki RAM
2GB dan menginstal sistem operasi 64-bit, tentu RAM komputer akan cepat
penuh karena data yang diproses untuk sistem operasi 64-bit lebih besar
dan minimal RAM yang dibutuhkan untuk berjalan optimal adalah 4GB. Jadi
jika komputer sobat terpasang RAM dengan kapasitas 1-2GB sebaiknya
menginstal sistem operasi 32-bit.
5. Virus sedang menginvasi komputer
Virus komputer tidak hanya menghapus atau
menyembunyikan data. Jenis lain dari virus komputer adalah menduplikasi
data. Selain itu juga terdapat virus yang akan menggenjot CPU untuk
beraktivitas 100% yang mengakibatkan komputer menjadi super lelet. Tidak
hanya sampai disitu, virus komputer juga akan memenuhi ruang
penyimpanan RAM yang tentu mempengaruhi kinerja komputer. Agar dampak
tersebut bisa diatasi, ada baiknya agar memasang antivirus pada
komputer. Antivirus yang disarankan adalah antivirus yang ampuh namun
ringan. Jika sobat masih bingung memilih antivirus, sobat bisa lihat
pada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar